Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Sebelas Maret
Di era komunikasi global, perkembangan informasi ilmiah yang paling mutakhir tidak lagi didominasi oleh perguruan tinggi di kota besar. Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi (DTIK) terus berupaya mengembangkan teknologi dan manajemen sistem informasi yang modern, guna memenuhi kebutuhan penyelenggaraan manajemen universitas dan akses informasi ilmiah secara cepat, aman, dan terpadu.
Berdasarkan Peraturan Rektor Nomor 19 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unsur di bawah Rektor maka sejak 12 April 2024, unit yang sebelumnya bernama UPT TIK (Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi) telah resmi bertransformasi menjadi DTIK UNS. Perubahan ini mencerminkan perluasan mandat dan tanggung jawab DTIK sebagai direktorat yang memiliki peran strategis dalam transformasi digital di lingkungan UNS.
Saat ini, UNS telah menerapkan sistem daring (online system) di seluruh fakultas dengan akses internet 24 jam, mendukung layanan administrasi maupun proses belajar mengajar. DTIK UNS berhasil mengembangkan jaringan online yang terhubung ke seluruh unit kerja di kampus, didukung dengan kapasitas bandwidth sebesar 350 Mbps dan fasilitas hotspot Wi-Fi 24 jam yang menjangkau lebih dari 80% area kampus.
Dengan tersedianya teknologi informasi berbasis web ini, berbagai sistem informasi administrasi — termasuk akademik, keuangan, dan kemahasiswaan — kini dapat dilaksanakan secara terpadu. Melalui pengembangan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) secara online, mahasiswa dapat memantau perkembangan hasil studi serta melakukan perencanaan studi dari mana saja melalui situs http://siakad.uns.ac.id. Bagi masyarakat umum dan calon mahasiswa, akses informasi mengenai UNS kini semakin mudah dan efisien.
Selain itu, untuk menunjang keberhasilan pengembangan sistem pembelajaran jarak jauh, DTIK terus memperkuat infrastruktur intranet dan internet yang telah ada, serta mengembangkan jaringan teleconference melalui proyek Inherent I dan II. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen DTIK UNS untuk mendukung digitalisasi pembelajaran dan memperluas akses pendidikan tinggi berbasis teknologi di seluruh Indonesia.